TpY5GUWiGfA8BUG0GfziTpz5
0
    0
      Breaking News

      Mbappe, Bellingham, dan Diomande Bawa Madrid Pesta Gol di Sardinero

      Real Madrid Menang 3-0 di Kandang Racing Santander, Terus Kejar Barcelona

      EL SARDINERO, PACARITA - Real Madrid membuktikan kelas mereka sebagai salah satu tim terkuat di Liga Spanyol musim ini dengan menggilas Racing Santander tiga gol tanpa balas di kandang lawan. Kemenangan telak itu membawa Los Blancos makin mendekati puncak klasemen, hanya terpaut tiga poin dari Barcelona yang masih bertengger di posisi teratas.

      Laga yang digelar di Campos de Sport de El Sardinero, Minggu, 1 November 2026, itu menjadi panggung bagi tiga nama berbeda untuk menorehkan nama mereka di papan skor, Kylian Mbappe lewat tendangan penalti, Jude Bellingham yang tenang memanfaatkan ruang, serta Yan Diomande yang membungkam stadion dengan voli kerasnya.

      Madrid tidak memberi waktu tuan rumah untuk bernapas sejak peluit pertama berbunyi. Tim asuhan Carlo Ancelotti langsung mengambil kendali permainan dan nyaris membuka skor lebih awal, menit ketujuh menjadi momen pertama yang menggetarkan tiang gawang Racing, ketika Arda Guler menerima umpan matang dari Trent Alexander-Arnold, lalu melepaskan tembakan yang masih meleset tipis dari sudut kanan gawang.

      Tekanan Los Blancos tidak mereda. Kiper tuan rumah, Julen Agirrezabala, dipaksa bekerja keras sejak dini, menggagalkan sundulan Bellingham dari depan gawang dalam sebuah aksi refleks yang menyelamatkan Santander untuk sementara waktu.

      Namun keselamatan itu tidak berlangsung lama. Mbappe yang menerobos kotak penalti pada menit ke-11 dijatuhkan oleh Matteo Prati, wasit langsung menunjuk titik putih. Sang penyerang asal Prancis itu tidak gemetar menghadapi tekanan, sepakannya yang keras dan terukur ke sisi kanan gawang sama sekali tidak bisa dijangkau Agirrezabala. Madrid memimpin 1-0.

      Racing Santander tidak menyerah begitu saja. Iker Luque mencoba membalas dengan melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, tetapi Thibaut Courtois berdiri kokoh di bawah mistar dan menghalau ancaman itu dengan tenang.

      Jawaban Madrid datang cepat, hanya sebelas menit kemudian. Bellingham membaca celah di lini pertahanan tuan rumah dengan cermat, menyelinap masuk ke area berbahaya, lalu mengecoh Agirrezabala sebelum menjebol gawang yang sudah kosong. Menit ke-22, skor berubah menjadi 2-0.

      Momen yang benar-benar mengguncang moral Santander datang pada menit ke-36. Yan Diomande, gelandang asal Pantai Gading yang belakangan semakin dipercaya di skuad Madrid, melepaskan voli keras dari depan kotak penalti. Bola meluncur deras dan bersarang di sudut gawang, menutup babak pertama dengan keunggulan telak 3-0 bagi tim tamu.

      Memasuki babak kedua, Madrid tetap tampil dominan meski tidak lagi menekan habis-habisan. Mbappe hampir mencetak gol keduanya pada menit ke-60, tembakannya yang keras dari dalam kotak penalti hanya meleset tipis ke tiang gawang, sebuah keberuntungan kecil bagi Santander di tengah tekanan yang tak kunjung reda.

      Memasuki pertengahan babak kedua, Madrid sedikit menurunkan ritme, memberi ruang bagi tuan rumah untuk mencoba memperkecil ketertinggalan. Matteo Prati, yang sebelumnya memberikan hadiah penalti untuk Madrid, mencoba menebus kesalahannya dengan melepaskan tembakan jarak jauh. Namun bola tidak menemui sasaran dan hanya menjadi angin lalu bagi Courtois.

      Menjelang akhir laga, Mbappe kembali mendapat peluang emas untuk menggandakan golnya, tetapi tembakan penyerang berusia 27 tahun itu kembali membelok dari sasaran. Nasib baik kembali berpihak pada Santander untuk menghindari kekalahan yang lebih memalukan.

      Wasit meniup peluit panjang dengan skor akhir 3-0 untuk Madrid. Tiga poin berharga itu mengangkat Real Madrid ke posisi ketiga klasemen sementara Liga Spanyol dengan total 27 poin, hanya terpaut satu angka dari Atletico Madrid di peringkat dua, dan tiga angka dari Barcelona yang masih memimpin.

      Di sisi lain, Racing Santander harus kembali ke ruang ganti dengan kepala tertunduk. Mereka kini tertahan di peringkat ke-16 dengan 11 poin, zona yang berbahaya dan menuntut perbaikan segera jika tidak ingin terperosok lebih dalam ke papan bawah.

      Susunan pemain dalam laga tersebut, Racing Santander menurunkan Agirrezabala di bawah mistar, dikawal empat bek Mantilla, Ramon, Belocian, dan Felipe. Lini tengah diisi Prati dan I. Martin, sementara sektor serang mengandalkan A. Martin, Canales, Vicente, serta Zabiri. Madrid memainkan Courtois sebagai kiper, Dumfries, Konate, Huijsen, dan Cucurella sebagai bek, Valverde dan Tchouameni di tengah, dengan Guler, Bellingham, Diomande, dan Mbappe mengisi lini depan.

      Baca juga:

      Loading...
      Tambahkan komentar

      0 Komentar

      Tulis komentar
      Next Post
      Next Post
      Ads
      Seedbacklink
      Ads