TpY5GUWiGfA8BUG0GfziTpz5
0
    0
      Breaking News

      Bidik Tiga Besar, Bupati Sinjai Lepas 353 Atlet ke Porprov Sulsel 2026

      Porprov XVIII Sulsel 2026, Kontingen Sinjai Siap Bersaing di 27 Cabang Olahraga

      SINJAI, PACARITA - Ratusan atlet muda berseragam daerah berdiri tegap di halaman Pendopo Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Senin pagi, 2 November 2026. Mereka bukan sedang upacara biasa. Hari itu, mereka resmi dilepas untuk mengemban misi terbesar dalam kalender olahraga provinsi, membawa nama Kabupaten Sinjai bersaing di panggung Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan ke-XVIII yang akan bergulir di Kabupaten Bone dan Wajo, 7 hingga 14 November 2026.

      Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif yang memimpin langsung prosesi pelepasan itu tampak serius. Di hadapan ratusan atlet, pelatih, dan ofisial, ia menyebut momen ini bukan sekadar formalitas seremonial. Ini, kata dia, adalah titik tolak sebuah amanah besar.

      Kehadiran Wakil Bupati A. Mahyanto Mazda, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Andi Jefrianto Asapa, dan para kepala perangkat daerah di barisan terdepan semakin menegaskan betapa seriusnya Kabupaten Sinjai memandang ajang empat tahunan ini.

      Porprov Sulawesi Selatan ke-XVIII bukan sekadar kompetisi olahraga rutin. Ajang ini adalah tolok ukur perkembangan pembinaan olahraga di setiap daerah, sekaligus wahana seleksi alami bagi atlet berbakat yang berpotensi mewakili Sulsel di pentas nasional. Bagi kabupaten dan kota yang serius membangun ekosistem olahraga, Porprov adalah pembuktian atas investasi panjang yang telah ditanamkan selama empat tahun terakhir.

      Sinjai datang dengan persiapan yang tidak main-main. Ketua Kontingen Andi Ilham Abu Bakar, yang juga menjabat Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Sinjai, dalam laporannya merinci kekuatan yang akan diturunkan. Total 504 personel diberangkatkan, terdiri dari 353 atlet, 36 pelatih, 9 mekanik, 27 manajer dan ofisial pendamping cabang olahraga, serta 78 panitia kontingen.

      Dari total atlet tersebut, 205 merupakan atlet putra dan 148 atlet putri. Mereka akan berjuang di 27 dari 48 cabang olahraga yang dipertandingkan, sebuah cakupan yang mencerminkan kedalaman potensi olahraga yang dimiliki Sinjai di berbagai disiplin.

      Untuk membiayai keikutsertaan kontingen sebesar itu, Pemerintah Kabupaten Sinjai menggelontorkan anggaran Rp1,2 miliar. Angka ini bukan sekadar pengeluaran rutin, melainkan cerminan komitmen pemerintah daerah untuk benar-benar serius membangun prestasi olahraga, bukan hanya sekadar ikut serta.

      Ratnawati dalam sambutannya berbicara lantang soal target. Ia mengajak seluruh atlet menjadikan posisi tiga besar perolehan medali sebagai motivasi untuk tampil habis-habisan. Namun ia memilih diksi yang bijak, target bukan beban, melainkan pemantik semangat.

      “Target ini bukan beban, melainkan pemicu semangat bahwa Sinjai adalah daerah yang mampu bersaing, mampu berprestasi, dan mampu berdiri sejajar dengan daerah-daerah lain di Sulawesi Selatan,” tegasnya.

      Pernyataan itu bukan omong kosong jika melihat tren perkembangan olahraga Sinjai dalam beberapa tahun terakhir. Pembinaan atlet usia dini yang lebih terstruktur, keterlibatan KONI yang semakin aktif, serta dukungan anggaran yang meningkat menjadi fondasi yang diharapkan mampu mengangkat peringkat Sinjai dari Porprov sebelumnya.

      Ratnawati juga menyampaikan pesan yang melampaui sekadar urusan medali. Ia mengingatkan para atlet untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga nama baik daerah di setiap pertandingan. Dalam olahraga, katanya, cara bertanding sama pentingnya dengan hasil akhir.

      “Bertandinglah dengan hati yang lapang, tetapi dengan tekad yang membara. Jangan takut pada lawan, tetapi jangan pernah sombong jika unggul. Jaga sportivitas, jaga kejujuran, dan jangan lupa jaga nama baik Sinjai,” pesannya kepada para atlet.

      Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Sinjai untuk ikut ambil bagian, bukan dengan bertanding, melainkan dengan mendoakan dan mendukung para atlet dari kampung halaman. Dukungan moral dari masyarakat, bagi Ratnawati, adalah bahan bakar yang tak kalah pentingnya dari latihan fisik.

      Prosesi pelepasan ditutup dengan dua momen simbolis yang sarat makna. Bupati Ratnawati memasangkan atribut kontingen kepada perwakilan atlet, lalu menyerahkan bendera kontingen kepada Ketua Kontingen Andi Ilham Abu Bakar. Dua gestur itu bukan sekadar seremonial, melainkan penanda resmi bahwa perjuangan Sinjai di Porprov XVIII Sulsel 2026 telah resmi dimulai.

      Kini semua mata tertuju ke Bone dan Wajo. Di sana, 353 atlet Sinjai akan menanggung harapan sebuah kabupaten, berjuang di 27 arena berbeda, dengan satu tujuan yang sama, membawa pulang kebanggaan.

      Baca juga:

      Loading...
      Tambahkan komentar

      0 Komentar

      Tulis komentar
      Next Post
      Next Post
      Ads
      Seedbacklink
      Ads