PORTUGAL, PACARITA - Dunia sepak bola berduka. Cristiano Ronaldo resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama tim nasional Portugal, Kamis ini, menutup babak 23 tahun yang penuh catatan sejarah di bawah bendera Seleção das Quinas.
Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Ronaldo melalui video berdurasi lima menit yang diunggah di akun Instagram pribadinya. Dalam video tersebut, megabintang berusia 41 tahun itu membacakan surat perpisahan yang menyentuh, mengisahkan perjalanan hidupnya sejak mengenakan seragam Portugal pertama kali pada Agustus 2003.
Ronaldo menyampaikan bahwa nomor punggung 7 yang selama ini ia kenakan bukan miliknya semata. Ia menegaskan angka itu adalah milik seluruh rakyat Portugal, dan kini saatnya diserahkan kepada generasi berikutnya untuk melanjutkan perjuangan di lapangan hijau.
Namun di balik momen emosional itu, ada ketegangan yang tak bisa disembunyikan. Keputusan pensiun Ronaldo muncul di tengah konflik terbuka dengan pelatih Jorge Jesus. Sebelum pengumuman tersebut, Ronaldo sempat dijatuhi hukuman larangan bermain selama 30 hari setelah meninggalkan kamp latihan tim nasional tanpa mengikuti prosedur yang berlaku.
Ronaldo mengakui tindakannya meninggalkan kamp bukan cara yang tepat. Namun ia juga menuding Jesus telah berkali-kali mengingkari janji yang sebelumnya disepakati bersama, mengisyaratkan bahwa persoalan keduanya jauh lebih dalam dari sekadar perbedaan taktik di lapangan.
Dari sisi pelatih, Jesus menyatakan telah berupaya mempertahankan Ronaldo. Dalam wawancara dengan Portugal Channel 11, ia mengungkapkan telah berbicara langsung dengan Ronaldo sebelum pengumuman skuad pertama dilakukan, bahkan secara eksplisit memintanya untuk tetap bertahan. Namun keputusan sang pemain sudah bulat.
Jesus tetap memberikan penghormatan setinggi-tingginya. Ia menyebut Ronaldo sebagai sosok referensi bagi tim nasional, bagi rakyat Portugal, dan bagi sejarah panjang sepak bola negeri itu.
Warisan Ronaldo memang sulit tertandingi. Dalam 234 penampilan bersama timnas, ia mencetak 146 gol, dua rekor sekaligus dalam sejarah sepak bola Portugal. Selama lebih dari dua dekade, ia bukan hanya pencetak gol, tetapi wajah dan simbol dari seluruh perjalanan tim nasional di pentas dunia.
Kepergiannya membuka tantangan nyata bagi Portugal. Kini federasi dan pelatih harus menyiapkan transisi kepemimpinan di dalam skuad, membangun identitas tim baru tanpa sosok yang selama ini menjadi pilar utamanya. Sementara bagi Ronaldo sendiri, pensiun dari timnas tidak berarti berakhirnya seluruh karier. Ia masih aktif di level klub, dan babak internasional ini ditutup dengan cara yang ia pilih sendiri, penuh emosi, penuh kontroversi, namun juga penuh kebanggaan.
The free app that makes your Internet safer. |


0 Komentar