TpY5GUWiGfA8BUG0GfziTpz5
0
    0

      Fitur Baru WhatsApp: Jadwalkan Pesan Sebelum Dikirim, Bisa Offline

      WhatsApp mulai menguji fitur penjadwalan pesan bawaan pada aplikasi  Android versi beta. 

      MAKASSAR, PACARITA - Bayangkan Anda ingin mengucapkan selamat ulang tahun kepada sahabat tepat pukul 00.00, tapi khawatir tertidur sebelum sempat mengirim pesan. Atau Anda perlu menghubungi mitra bisnis di zona waktu berbeda tanpa harus terjaga hingga tengah malam. WhatsApp kini sedang mengembangkan solusi untuk kebutuhan semacam itu: fitur penjadwalan pesan yang memungkinkan pengguna menentukan kapan sebuah pesan akan dikirim, bahkan saat ponsel sedang tidak terhubung ke internet.

      Fitur ini pertama kali terdeteksi oleh WABetaInfo, situs yang dikenal rajin mengendus pembaruan WhatsApp sebelum dirilis resmi. Menurut temuan tersebut, fitur penjadwalan pesan mulai muncul pada sejumlah versi beta terbaru WhatsApp untuk Android. Artinya, belum semua pengguna dapat mengaksesnya saat ini—fitur ini masih dalam tahap pengujian terbatas.

      Cara kerjanya cukup intuitif dan tidak jauh berbeda dari proses pengiriman pesan biasa. Pengguna cukup mengetik pesan seperti biasanya, kemudian menekan dan menahan tombol kirim. Dari sana, sebuah menu baru akan muncul yang memungkinkan pengguna memilih tanggal dan waktu pengiriman yang diinginkan.

      Rentang penjadwalan yang tersedia terbilang fleksibel. Pengguna dapat mengatur pengiriman pesan mulai dari 10 menit hingga dua minggu ke depan. Ini memberikan ruang yang cukup luas, baik untuk pesan yang bersifat mendesak maupun untuk perencanaan komunikasi jangka panjang.

      Yang membuat fitur ini menonjol adalah kemampuannya bekerja secara independen dari kondisi perangkat pengirim. Proses pengiriman dilakukan melalui server cloud WhatsApp, bukan bergantung pada perangkat yang aktif. Artinya, pesan tetap akan terkirim sesuai jadwal meskipun ponsel pengirim kehabisan baterai, berada dalam mode pesawat, atau kehilangan koneksi internet saat waktu pengiriman tiba.

      Ini bukan sekadar fitur kenyamanan biasa. Bagi pengguna yang sering berkomunikasi lintas zona waktu—baik untuk keperluan profesional maupun personal—kemampuan ini bisa mengubah cara mereka mengelola komunikasi sehari-hari secara signifikan.

      Fitur penjadwalan ini dapat digunakan baik dalam percakapan pribadi maupun percakapan grup. WhatsApp juga menyediakan ruang khusus di dalam bagian informasi obrolan yang berfungsi sebagai pusat pengelolaan pesan terjadwal. Di sana, pengguna bisa memeriksa daftar pesan yang sudah dijadwalkan dan, bila perlu, membatalkannya sebelum waktu pengiriman tiba.

      Pihak penerima tidak akan mendapatkan penanda atau keterangan apapun yang menunjukkan bahwa pesan yang mereka terima dikirim menggunakan fitur penjadwalan. Bagi penerima, pesan tersebut tampak seperti pesan biasa. Selain itu, jika pengirim memutuskan untuk membatalkan pesan sebelum dikirim, penerima juga tidak akan menerima notifikasi apapun mengenai pembatalan tersebut.

      Dalam konteks percakapan grup, WhatsApp menerapkan mekanisme khusus untuk menjaga relevansi pesan. Pesan terjadwal hanya akan dikirimkan kepada anggota yang sudah berada di dalam grup pada saat pesan tersebut pertama kali dijadwalkan. Anggota yang bergabung setelah penjadwalan dilakukan tidak akan menerima pesan lama tersebut—sebuah langkah yang cukup cermat untuk mencegah kebingungan di dalam grup yang dinamis.

      Soal privasi dan keamanan, WhatsApp memastikan bahwa fitur ini tidak mengorbankan perlindungan yang sudah menjadi ciri khas platform mereka. Enkripsi end-to-end tetap diterapkan pada seluruh pesan terjadwal, mencakup teks, foto, maupun video yang menunggu giliran dikirim di server. Ini berarti bahkan pesan yang “menginap” di server WhatsApp pun tetap terlindungi dan tidak dapat dibaca oleh pihak mana pun, termasuk WhatsApp sendiri.

      Saat artikel ini ditulis, Meta—perusahaan induk WhatsApp—masih menguji coba fitur tersebut kepada sejumlah pengguna terpilih yang menggunakan WhatsApp Android versi beta. Peluncuran yang lebih luas kepada publik umum diperkirakan akan menyusul dalam beberapa pekan mendatang, meski jadwal pastinya belum diumumkan secara resmi.

      Jika kelak tersedia secara luas, fitur ini berpotensi mengubah kebiasaan komunikasi digital jutaan pengguna WhatsApp di seluruh dunia. Tidak perlu lagi khawatir lupa mengirim ucapan ulang tahun di tengah malam, tidak perlu memaksa diri terjaga demi mengirim pengingat kerja kepada kolega di belahan dunia lain, dan tidak perlu lagi mengandalkan alarm ponsel sebagai pengganti fitur yang memang seharusnya ada sejak lama.

      WhatsApp sendiri bukan yang pertama menghadirkan fitur semacam ini. Beberapa aplikasi pesan lain serta klien email telah lebih dulu menawarkan kemampuan penjadwalan pesan. Namun mengingat WhatsApp adalah salah satu platform komunikasi dengan basis pengguna terbesar di dunia—termasuk di Indonesia—kehadiran fitur ini di aplikasi bawaan tentu memiliki dampak yang jauh lebih luas dan terasa lebih inklusif bagi pengguna awam sekalipun.

      Bagi pengguna di Indonesia yang kerap menggunakan WhatsApp sebagai alat komunikasi utama dalam pekerjaan maupun kehidupan sosial, fitur ini bisa menjadi tambahan yang sangat praktis. Dari mengirim laporan pagi kepada atasan tepat waktu, menjadwalkan pengumuman grup komunitas, hingga sekadar memastikan ucapan “Selamat Pagi” tiba di kotak masuk seseorang di waktu yang tepat—semuanya kini bisa dilakukan tanpa harus membuka ponsel di saat yang tidak selalu memungkinkan.

      Meta belum memberikan pernyataan resmi mengenai tanggal pasti peluncuran fitur ini ke versi stabil WhatsApp. Namun mengingat pengujian sudah berjalan di jalur beta, besar kemungkinan fitur penjadwalan pesan ini akan segera menyapa pengguna umum dalam waktu dekat.

      Baca juga:

      Loading...
      Tambahkan komentar

      0 Komentar

      Tulis komentar
      Next Post
      Next Post
      Ads
      Ads
      Ads

      Info

      Info
      • 59 Street, 06 Lane, Newyork
      • +0123456789
      • info@domainku.com